Rabu, 13 Januari 2016

Indahnya Menerima Apa Adanya

Orang yang mencintaimu dengan tulus itu :
Bukanlah orang yang sekedar tau apa yang kamu suka dan kamu benci, tapi dia adalah orang yang mengerti apa yang terbaik buat kamu.
Bukan orang yang sengaja perhatian sama kamu,
Tapi orang yang selalu mengerti keadaanmu.
Bukan orang yang ingin memiliki kamu, Tapi orang yang rela kehilangan kamu demi kebahagianmu.
Bukan orang yang hanya ingin menyentuhmu, Tapi orang yang ingin memuliakanmu.
Dan dia bukanlah orang yang suka dengan keindahan yang ada pada dirimu, Tapi orang yang mau menerima kamu dengan apa adanya, agar menjadi lebih indah.
Yang mencintai kamu bukanlah dia yang selalu berkata mesra di hadapanmu.
Bukan dia yang selalu mengatakan seberapa besar dia mencinta kamu.

Tapi…
Yang mencintai kamu adalah dia yang selalu mengkhawatirkanmu.
Dia yang selalu ingin tau kabarmu.
Dia yang selalu ingin membuatmu bahagia.
Dia yang selalu mengerti perasaan kamu tanpa harus kamu pinta.
Dia yang tak pernah menuntun cinta kamu untuk diperlihatkannya.
Dia yang tak pernah ingin membuat kamu menangis karenanya.

Karena ketulusan cinta tidak perlu
diperlihatkan di depan orang banyak agar mereka tau bahwa kamu cintanya.
Melainkan bagaimana ia mampu
membuktikan seperti apa ia mampu setia dan melindungi serta bertanggung jawab untuk menghalalkanya.
Bukan hanya sekedar cinta pelampiasan semata.

Menerima Apa Adanya

Cinta Itu bersama tanggung jawab, kepastian dan ketaatan. Jika tidak maka Itu hanya kata - kata cinta penuh kepalsuan.


Aku sadar...
Aku bukan manusia sempurna...
Aku tidak luput dari dosa..
Takkan pernah ada yang bisa menerima aku apa adanya..

Mungkin memang salah..
Aku yang tak pernah mengerti perasaan sahabatku.
Aku yang egois, keras kepala..

Aku tak pernah inginkan yang lebih.
Cukup hanya terima aku apa adanya.
Satu per satu teman ku pergi, apa yang salah dari diriku??

Banyak, aku miskin, aku hanya bisa menyusahkan orang lain,
Aku tak ingin menangis, tapi air mata ini selalu menetes..

Ya allah...
Andai waktuku tak panjang, dan memang tak panjang, jagalah ayah dan ibuku...
Jaga teman teman ku, dan jaga orang orang yang ku sayangi...
Aku tak tau apa yang aku derita, dan apa yang aku alami...
Aku ingin pergi meninggalkan segalanya...

Kasih...
Tak pernah ada seorang kekasihpun yang bisa menerima aku apa adanya...
Mungkin aku terlalu banyak dosa dalam hidup...
Mungkin aku sudah tak layak hidup lagi...

Benarkah aku tak layak hidup lagi??
Emosi??
Ini hanya emosi semata..
Untuk yang mengenal diriku..
Tak banyak yang ku pinta, hanya terima aku apa adanya... 



LIKE & SHARE Ya Sobat...!